10 Tips Mempermudah Pembukuan Keuangan Bisnis (Part 2)

Laporan keuangan adalah proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.

Bagi pengusaha laporan keuangan sangatlah penting karena untuk mengetahui kondisi keuangan bisnisnya. Laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji, tetapi juga jadi dasar untuk menentukan dan menilai posisi keuangan usaha. Laporan keuangan juga berfungsi untuk analisis oleh pihak-pihak terkait seperti pemilik usaha, dan kreditur untuk pengambilan keputusan perencanaan yang menguntungkan dan memajukan usaha. Jadi, sekali lagi, penting memperhatikan laporan keuangan.

Untuk Proses tersebut dapat diawali dari mengklarifikasi transaksi, dalam tahap ini dilakukan pembagian transaksi suatu organisasi. Contohnya: pembagian transaksi penjualan, pembelian, pengeluaran dan penerimaan. Proses kedua adalah pencatatan, memasukkan transaksi kedalam jurnal secara tepat dan benar. Proses terakhir adalah pelaporan keuangan, dari informasi laporan tersebut seseorang dapat mengetahui apa yang terjadi.

Adapun cara praktis dalam pembukuan penting dilakukan oleh pemilik usaha, berikut ini 10 tips dalam pembukuan keuangan bagi Pemilik Usaha (Owner):

Buat Form-Form Khusus

Hal ini untuk memudahkan pencatatan. Misalnya pengeluaran bukti rutin menggunakan warna kuning, pemasukan hijau, dll.

Baca juga: Sudah Tahu Apa Saja Fungsi Dasar Akuntansi?

Tempatkan File Khusus untuk Setiap Transaksi

Cara ini untuk memisahkan penempatan file-file transaksi agar terlihat rapi dan mudah dicari. Penempatan file yang dipisahkan antara lain file penjualan, pembelian, bukti kas masuk dan keluar, bukti bank masuk dan keluar.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Bisnis UKM

Membuat Berbagai Daftar

Yang dimaksud dengan membuat daftar yakni daftar depresiasi atau biaya penyusutan dan perlengkapan perusahaan. Untuk memudahkan, biaya penyusutan dihitung setahun sekali saja. Aturan depresiasi juga harus sesuai dengan aturan perpajakannya. Misalnya perhitungannya memakai metode garis lurus atau metode menurun ganda.

Baca juga: Alasan Pengusaha Sukses Bangun Pagi

Memastikan Periodenya

Pastikan setiap periode membuat laporan berupa neraca, laba rugi, modal, aliran kas, penjualan, piutang, pembelian, utang dan laporan persediaan. Dengan cara ini, anda bisa memantau perkembangan usaha setiap bulannya.

Baca juga: Peran Software Akuntansi

Berkonsultasilah dengan Akuntan dan Petugas Pajak

Lakukan dengan mereka jika kurang mampu dalam hal pelaporan keuangan. Mereka dapat membantu Anda menganalisis laporan keuangan perusahaan Anda.

Hubungi kami: Chat Via WhatsApp sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Social

Find Us

Phone
0411-3662172

082194851250

Representatives office:

Regus Office Room 521
Graha Pena Lt. 5 Makassar

Workshop:

Jl. Batara Bira 6 No 8
Makassar, Sulawesi Selatan

Hours
Monday – Friday: 9:00AM – 5:00PM
Saturday: 09:00AM – 1:00PM

Statistics

  • 27
  • 62
  • 5,842

Search

Whatsapp


 

FB Page

Jurnal.id

lazada